SENI
MEMBANGUN ORGANISASI MLM
Setelah Anda melakukan sekian banyak presentasi,
kini grup Anda mulai berkembang. Salah satu
kesalahan yang banyak dilakukan oleh pebisnis
MLM adalah merekrut tanpa membina.
Misalkan Anda sudah merekrut 10 orang lalu Anda
tinggalkan begitu saja tanpa melakukan pembinaan
kepada mereka. Jika Anda melakukan hal ini maka
otomatis akan terduplikasi ke dalam jaringan
Anda, hasilnya adalah grup Anda tidak akan
berkembang secara cepat dan volume penjualan pun
kecil. Saya bahkan pernah melihat seorang
distributor MLM yang grupnya mencapai 100 orang
lebih namun volume penjualannya kecil sekali.
Hal ini karena dia pandai merekrut saja tanpa
melakukan pembinaan kedalam.
Untuk mencegah kejadian diatas, Anda sebagai
seorang pemimpin dalam organisasi Anda harus
juga melakukan pembinaan.
Hal-hal
yang harus Anda lakukan adalah :
BEKERJA DI KEDALAMAN
"Wide for Wealth, Deep for security".
Ini adalah rumus untuk membangun organisasi MLM
Anda. Artinya adalah dengan mensponsori semakin
banyak frontline dan juga semakin dalam
organisasi Anda maka pendapatan yang diraih akan
semakin besar
dan organisasi Anda akan semakin stabil.
Jadi ketika Anda bergabung ke dalam MLM maka
secepatnya mensponsori 10 orang frontline. Dari
10 orang frontline tersebut biasanya ada 1-2
orang yang aktif menjalankan bisnis ini. Ajari
mereka untuk mensponsori 10 orang juga dengan
membantu mereka melakukan 2-3 kali presentasi di
rumah mereka sampai mereka bisa melakukannya
sendiri. Dari 1-2 orang tersebut nantinya akan
menghasilkan beberapa distributor baru yang
aktif (distributor inti) dalam grup Anda. Nah
kepada
distributor baru yang aktif itulah Anda juga
akan bekerja sama membangun lagi kedalaman.
Misalkan downline Anda yang bernama si A
berhasil merekrut 10 orang frontline. Dari 10
orang tersebut misalnya ada 1 orang distributor
inti yang bernama si B. Maka Anda tidak perlu
lagi membantu si A karena si A sudah mandiri
tapi bantulah si B mensponsori 10 orang juga.
Pada saat Anda membantu si B melakukan
presentasi, Anda bisa hubungi si A dan
upline-uplinenya si A " Saya akan melakukan
presentasi di rumah si B pada tanggal sekian.
Dia adalah termasuk downline Anda juga dan Saya
ingin mengundang Anda ke rumah B untuk mendukung
si B. Anda boleh membawa maksimal 1 orang karena
tempatnya
terbatas. Oke, sampai jumpa di rumah B"
Hasilnya adalah di rumah B akan hadir 3-4 orang
yang diundang oleh B sendiri dan juga
upline-uplinenya si B akan membawa masing-masing
1 orang sehingga tamu yang hadir bisa banyak
sekali dan akan semakin banyak orang yang
bergabung !!
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah
membangun keseimbangan dalam organisasi Anda.
Saya menjumpai begitu banyak pebisnis MLM yang
mengeluhkan bonusnya kecil padahal downlinenya
sudah hampir mencapai ribuan. Setelah diteliti
ternyata Ia hanya punya 1 kaki yang aktif. Di
bisnis MLM Anda sama sekali tidak bisa hanya
mengandalkan 1 kaki yang aktif karena berarti
Anda hanya `mengandalkan' kerja kaki tersebut.
Yang perlu Anda lakukan adalah kembangkan
organisasi Anda di kaki yang lain.
Omset Pribadi
Organisasi yang besar tanpa adanya volume/omset
produk yang terjual adalah suatu kesia-siaan.
Banyak distributor MLM yang lalai akan hal ini.
Mereka cukup puas melihat jumlah downlinenya
yang banyak tapi tidak memperhatikan omset
grupnya.
Untuk memiliki omset grup yang besar HARUS
dimulai dari diri Anda sendiri.
Apakah Anda memakai produknya setiap bulan.
Apakah Anda sudah memiliki pelanggan tetap.
Ingatlah bahwa bisnis MLM adalah bisnis
duplikasi. Jika Anda sebagai upline tidak
belanja tiap bulan maka downline Anda pun akan
mengikuti hal yang sama akibatnya adalah omset
grup Anda kecil dan bonus pun kecil.
Cukup banyak distributor yang baru berencana
belanja jika grupnya sudah besar atau bonusnya
sudah mencapai diatas nilai tutup point belanja.
Yang lebih parah adalah adanya anggapan jika
mereka belanja maka uplinenya yang untung.
Ingatlah bahwa meskipun Anda belanja di
supermarket semuanya akan memberikan
keuntungan kepada pemiliki perusahaan tersebut.
Anda belanja di warung maka keuntungan adalah
buat si pemilik warung. Sama saja bukan. Jika
Anda belanja di perusahaan MLM maka keuntungan
tidak hanya untuk perusahaan dan upline tapi
juga.... DIRI ANDA! Ya! Keuntungan akan berbalik
kepada diri Anda jika Anda mau membiasakan diri
belanja tiap bulan dan mengajarkan hal yang sama
pada downline Anda. Jadi secara matematis jelas
lebih menguntungkan belanja pada perusahaan
MLM ketimbang belanja di toko tradisional.