|
Keuntungan
utama menjalankan MLM secara ONLINE :
1. Memperluas jaringan tanpa batas.
Untuk mensponsori orang dari jarak jauh atau
memperluas jaringan sampai ke luar daerah atau
bahkan luar negeri tentu bukan hal yang mudah.
Kalau secara offline berarti Anda harus
mengunjungi daerah tersebut dan melakukan
kegiatan prospekting dan presentasi selama
beberapa hari disana. Tingkat keberhasilannya
pun belum tentu tinggi. Lain halnya jika Anda
menggunakan media online berupa website. Situs
web Anda dengan mudah sekali bisa ditemukan dan
diakses oleh banyak orang dari berbagai daerah
bahkan dari luar negeri. Penulis sendiri
memiliki grup bisnis yang besar hingga ribuan
orang di luar daerah tanpa pernah bertemu atau
kenal sebelumnya dengan mereka. Downline Saya
tersebut menemukan situs web Saya dari sebuah
iklan baris online kemudian ia mempelajari
sendiri dan
akhirnya bergabung serta mengembangkan bisnisnya
di daerah tempat ia tinggal. Hampir ditiap
daerah di Indonesia Saya telah memiliki banyak
downline dari hasil rekrut secara online melalui
website.
2. Hemat tenaga dan biaya.
Bagi Anda yang menjalankan bisnis MLM secara
offline tentu harus sering prospekting,
presentasi dan follow-up yang cukup melelahkan
belum lagi jika ditolak oleh prospek sehingga
membuat Anda down. Jika Anda memiliki website,
maka hal diatas tidak akan terjadi. Anda cukup
membuat sebuah bahan presentasi atau semacam
ebook maka pengunjung nantinya tinggal membaca
marketing plannya lewat ebook tersebut kemudian
memutuskan akan bergabung atau tidak. Anda akan
sangat jarang sekali menemukan penolakan,
ledekan, hinaan dan lain-lain yang
mungkin menyakitkan. Bisa dipastikan orang yang
bergabung adalah mereka yang telah membaca
presentasi Anda kemudian secara sadar dan
sukarela bergabung atas keinginan mereka
sendiri.
Tentu saja cara ini akan sangat menghemat tenaga
dan waktu Anda karena website Anda bekerja 7x24
jam. Anda bisa merekrut orang bahkan pada saat
Anda sedang tidur!. Begitu pula jika Anda ingin
menyampaikan informasi kepada seluruh downline
maka cukup kirim email sekali saja melalui
mailing list yang sudah terdapat di website Anda
atau melalui jasa pihak ketiga misalnya:
yahoogroups.com. Bandingkan jika secara
dikerjakan secara offline berarti Anda harus
kirim surat atau menelpon banyak downline Anda
sehingga jelas akan memakan biaya yang cukup
besar.
Jika perusahaan/grup MLM Anda memiliki website
yang canggih maka kegiatan follow-up dan
training biasanya sudah dilakukan secara
otomatis. Setiap kali ada prospek baru yang
bergabung maka sistem akan otomatis mengirim
email follow-up selama beberapa hari kepada
prospek tersebut. Begitu juga bagi anggota yang
sudah resmi bergabung maka modul-modul pelatihan
(training) sudah disediakan dan tinggal dibaca
atau di download saja.
Namun demikian menjalankan bisnis MLM secara
online bukannya tidak memiliki kelemahan.
Kelemahan yang paling mendasar adalah :
1. Berkurangnya hubungan antar manusia (human
relation)
Bisnis MLM identik dengan bisnis hubungan antar
manusia.
Inilah salah satu nilai utama dalam bisnis MLM
yakni meningkatkan kemampuan
berkomunikasi/berhubungan dengan orang lain.
Orang yang kuper alias kurang pergaulan bisa
mendapat banyak teman dan peningkatan kemampuan
berkomunikasi yang pesat jika ia serius
menjalankan bisnis ini secara offline.
Mau tidak mau seseorang harus belajar berkenalan
dengan orang lain, harus bicara di depan banyak
orang melalui presentasi home meeting, harus
biasa ditolak bahkan ditertawakan jika prospek
tidak tertarik. Kesemuanya itu akan menjadikan
Anda pebisnis bermental tangguh. Tidak ada
satupun pebisnis sukses yang tidak menjumpai
hambatan di awal karir bisnisnya. Bukan
hambatannya yang jadi masalah tapi bagaimana
cara Anda menyikapi hambatan tersebut. Apakah
akan menyerah dengan hambatan tersebut. Atau
maju terus pantang mundur. Jika Anda
menjalankan bisnis MLM secara online maka Saya
sarankan agar melakukan pertemuan secara offline
juga khususnys dengan downline yang satu daerah
dengan Anda. Hal ini untuk mempererat hubungan
kerjasama dan saling berbagi pengetahuan.
Mensponsori orang dari jarak jauh melalui
internet tidaklah mudah karena orang yang
disponsori harus mau mandiri dan melakukan hal
seperti presentasi dan follow-up offline
sendirian. Upline hanya bisa membantu,
memberikan dukungan
dari jauh melalui telepon ataupun email.
2. Memerlukan sarana dan skill berinternet.
Menjalankan bisnis MLM secara online mutlak
memerlukan sarana dan skill berinternet. Sarana
yang dimaksud berarti Anda harus memiliki
minimal saluran telpon (dial-up) agar bisa
terhubung dengan jaringan internet. Selain itu
juga secara teknis Anda harus paham cara
surfing/browsing, mengirim email, bergabung
ke mailing list, masalah keamanan berinternet
dan aturan/tata cara berinternet lainnya. Bagi
mereka yang gaptek (tidak paham teknologi) akan
sulit menjalankan bisnis MLM yang berbasis
internet. Belum lagi mereka harus mampu
menjalankan promosi on line agar situsnya
dikunjungi dan dikenal orang. Cukup sulit
membuat suatu website bisa dikenal atau
dikunjungi orang lain karena harus bersaing
dengan milyaran website diseluruh dunia.
3. Masih terbatasnya pengguna internet.
Di Indonesia pengguna internet masih sangat
sedikit (tidak signifikan) jika dibandingkan
dengan jumlah penduduknya yang lebih dari 200
juta. Di Singapura 3 dari 4 penduduknya sudah
mampu mengakses internet. Jika perusahaan MLM
Anda masih fokus di pasar dalam negeri maka
sebaiknya tidak mengandalkan 100%
cara online dalam merekrut karena bisa
dipastikan grup Anda akan sulit berkembang
apalagi jika banyak pesaing yang melaku-kan hal
yang sama baik pesaing di MLM yang sama maupun
di MLM yang lain.
|